perspektif lain Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label cerita

bela diri

di tahun kedua kuliah ini saya ikut unit kegiatan mahasiswa baru yaitu perisai diri, persma, dan ksr. di tahun pertama sebenarnya saya ikut banyak unit namun karena males dan ternyata ndak sesuai keinginan hati saya protol satu per satu, hehe.

saya pengen cerita tentang perisai diri. moga ndak ada yang saya lebihkan dan kurangkan. moga juga ndak terlalu narsis dan terbayang berlebihan tentang romansitisme masa lalu bersama tapak suci, hehe.

saat kelas dua sd saya pernah ikut kegiatan bela diri yang lain yaitu tapak suci putera muhammadiyah (kemudian saya singkat menjadi tapak suci) karena sekolah saya memang sekolah dasar swasta milik yayasan muhammadiyah. waktu sd setiap anak diberikan minimal satu kesempatan mengikuti ekstrakulikuler yang ada di internal sekolah. waktu itu teman sekelas saya banyak yang ikut sepak bola, olahraga yang ngetren dan bekenlah untuk anak laki-laki saat itu.

diluar jam sekolah saya sebenarnya sudah ikut banyak kegiatan yaitu klub bulutangkis tunas harapa…

masa penerimaan siswa baru

hari hari ppdb smp seperti ini selama bertahun tahun terakhir bapak setiap hari menerima belasan orang tua murid yang ndilalah anaknya bermasalah dengan kemampuan dan atau ketidakberuntungan dalam un. uniknya hal ini ndak hanya dilakukan oleh orang terdekat saja. orang yang baru ketemu sekali pun seolah olah berubah menjadi sangat dekat. hal ini juga disebabkan terhadap fakta bahwa sekolah dimana bapak mengajar adalah smp alternatif paling favorit setidaknya di kabupaten ini. fakta lain bahwa bapak pernah menjadi ketua panitia ppdb dan jabatan struktural di sekolah yang mengurus hal itu. jabatan itu sebenarnya sudah lama untuk tidak diampu. namun tamu tamu tetap saja berdatangan.

hal pertama tama yang bapak ibu, oknum, lakukan ketika bertamu dalam hal seperti ini yaitu basa basi hubungan dengan bapak atau ibu dahulu. setelah habis seluruh basa basi maka dilancarkan jurus kedua yaitu status quo si anak ketika bersekolah dahulu. yang akhirnya disempurnakan dengan hasil ujian terakhir y…

masalah infrastruktur di ponorogo dan harapan berkemahasiswaan di ITB

Reza Prama Arviandi – 16615184 - FTSL Diajukan untuk memenuhi tugas OSKM ITB 2015
Ponorogo, merupakan sebuah kabupaten yang berada di barat provinsi Jawa Timur. Merupakan daerah dataran rendah yang berbukit di pinggir-pinggir daerahnya. Berbatasan langsung dengan Kabupaten Madiun dan Kabupaten Magetan di sebelah utaranya, dengan Kabupaten Kediri di sebelah timurnya, dengan Kabupaten Wonogiri di sebelah baratnya, dan Kabupaten Pacitan di sebelah selatannya. Ponorogo masih terjaga keasrian dan keutuhan hutan serta persawahannya. Namun, selain karena adanya budaya untuk menjaga kedua hal tersebut, kurangnya kreativitas serta ide solusi dari seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat banyak permasalahan di Ponorogo yang bisa menjadi bom waktu sehingga dapat meledak kapan saja.
Masalah pertama di Ponorogo adalah transportasi massal. Di Ponorogo sekarang sudah sangat jarang dijumpai moda transportasi seperti bis ataupun angkodes yang menghubungkan satu daerah desa ke satu daerah desa yang lain.…

pulang: cerita yang bukan cerita pendek

  02/09/2012
   Lebaran kali ini aku harus pulang, begitu janjiku. Bapak dan ibu sudah tidak tahan lagi melihat anak sulungnya ini tak pulang-pulang dari perantauan. Memang sudah tiga tahun ini aku tidak pulang. Biasanya, seribu alasanku untuk tidak pulang lebaran alias mudik cukup meluluhkan hati orang tuaku, walaupun ibu kadang sampai menangis karena tidak bisa berkumpul seperti dulu lagi. Sebelum aku memulai perantauanku semasa kuliah, kami berempat: bapak, ibu, adik, dan aku memang selalu melewati lebaran bersama. Menyiapkan kue bersama, membersihkan rumah bersama, membeli dan mencuci baju lebaran bersama, dan segala hal lain selalu kami selalu kerjakan bersama.    Apalagi momen setelah lebaran tahun ini adikku satu-satunya akan di wisuda di kampus impian masa kecilnya di daerah Depok dengan gelar S.Ked. Bapak dan ibu jelas sangat ingin kami berfoto berempat bersama seperti terakhir kali kami melakukannya ketika aku di wisuda  di salah satu institut teknologi terbaik Indonesia da…