perspektif lain Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

Masyarakat bagian dari Saya, Otokritik Pengabdian Masyarakat

Berapa banyak kegiatan berlabel pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa sesuai amanat dari pendahulu negeri?
Menurut artikel berjudul "Meretas Fungsi Tradisional Universitas" oleh Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo memberikan pandangan bahwa asal-usul sosial, wujud, bentuk, dan hakikat pengabdian kepada masyarakat oleh perguruan tinggi di Indonesia sampai sebagian besar dilembagakan etitasnya haruslah dilihat perjalanannya lewat ketentuan undang-undang, sejarah yang berjalan, telaah filosofis dan praktik di lapangan yang dilakukan oleh perguruan tinggi. Perguruan tinggi yang awalnya berfokus terhadap kegiatan akademik belajar-mengajar dalam ruang kecil bernama kuliah berkembang sesuai perkembanganan zaman dengan mulai ikut fokus kepada hal berkaitan penelitian. Namun, akibat pergolakan di sebelum sampai awal kemerdekaan yang menjadikan para intelektual muda kampus keluar dari ruang kecil kuliahnya untuk membantu pergerakan dan pemertahanan kemerdakaan, maka munculla…

Tidak Mau Menjadi Seorang Pemimpin

Sejarah mencatatkan penanya bahwa saya pertama kali memimpin sekumpulan orang dengan tujuan yang sama serta berada di ranah formal yaitu ketika menjadi ketua kelas sewaktu TK.
Wah, kok TK sih, nggak menarik bangetYap, walaupun tugasnya hanya seremeh temeh untuk memimpin doa, menyiapkan baris sebelum masuk kelas, serta memimpin rombongan saat berkegiatan outdour diluar sekolah, saat itu suara saya dan apapun yang saya lakukan selalu di Sami'na Wa Atho'na oleh semua orang di belakang saya, bahkan termasuk gurunda tercinta saya. Namun hal tersebut jelas sangat membuat saya pede dan woles aja ketika disuruh untuk berbicara kedepan serta memberikan pandangan untuk sesuatu hal.

Hal tersebut berlanjut ke jenjang sekolah dasar. Ini disebabkan juga karena sebagian anak TK saya sebelumnya masuk ke SD yang sama dengan saya. Saya terpilih kembali menjadi seorang ketua kelas dari kelas 2 sampai kelas 6. Ketika di kelas 7-9 SMP dan 10-11 SMA hal tersebut terjadi lagi dengan pola yang mirip…