perspektif lain Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

risiko dan profesi

saat masih bersekolah ditingkat menengah aku pernah berfikir, pekerjaan atau media berkarya apa yang punya faktor risiko paling kecil setidaknya tidak membahayakan orang lain. untuk menjawab pertanyaan ini, aku cukup serius dengan bertanya ke siapa dan apa saja. pikirku enak sekali orang seyang bisa berbuat sesuatu dengan -atau malah tanpa- risiko sama sekali. pikirku, dengan semakin sedikit -atau malah tanpa- risiko suatu pekerjaan akan membuat orang semakin leluasa mengembangkan kebermanfaatannya ke orang sekitar. pikirku, dengan sedikit -atau malah tanpa- risiko suatu pekerjaan akan membuat orang semakin hebat dan fenomenal membuat perubahan di masyarakat.

sedari alasan diatas, aku berfikir jikalau menjadi seorang insinyur merupakan salah satu jenis pekerjaan yang sedikit -atau malah tanpa- risiko. ya kan, insinyur cuma buat sesuatu atas dasar perintah owner dari client. sempit sekali pengetahuan saat itu. selain itu aku berfikir jikalau dengan berbagai premis diatas maka pekerjaa…

if

there is no emotion, there is peace.

there is no ignorance, there is knowledge.

there is no passion, there is serenity.

there is no chaos, there is harmony.

there is no death, there is the force.

Pendidikan, AMI 2017, dan Hal Lainnya

Pendidikan?

Menurut John Dewey (1961), pendidikan adalah proses pembaharuan makna dari pengalaman. Melihat definisi dari John Dewey, beliau memusatkan pemikirannya terhadap hal yang bersifat pragmatis. Pemikirannya mengambil sudut pandang bahwa pendidikan haruslah dimaknai sebagai proses yang turun temurun, segala hal yang ditemukan oleh manusia sekarang bersumber dari hal yang dilakukan manusia di masa lalu.

Latar belakang


Namun, pendefinisian hal tersebut sangatlah sulit. Banyaknya stigma negatif dan pesimisme terhadap pendidikan itu sendiri menyebabkan pendidikan kehilangan rohnya. Hal tersebut tercermin dari rendahnya kualitas dan kuantitas pendidikan di beberapa belahan dunia. Padahal menurut Freire (1968), pendidikan harusnya menjadi sebuah proses yang menyenangkan dan dihayati lebih oleh setiap individu. Pada kondisi ideal pendidikan adalah bagian tidak terpisahkan dari manusia.

Konteks di Indonesia

Di Indonesia penddikan belum menjadi prioritas dan kepentingan masyarakat. Hal …

dua dekade menulis cerita