perspektif lain Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2016

cinta, memberi, dan empati

prolog

perlu diketahui saya menulis ini didasari rasa gelisah. selain itu segala sumber pemikiran yang menjadi dasar tulisan ini mungkin saja tidak saya tuliskan. hal ini dikarenakan memori jangka panjang saya memang payah. namun di dalam hati saya selalu berterimakasih atas segala tulisan dan pemikiran yang pernah saya dapat selama ini. moga sampeyan semua mendapat kebahagiaan dan selalu hidup penuh cinta di kehidupan manapun.

saya seringkali kesal ketika melihat posting di temlen sosmed saya yang bercerita tentang cinta baik kepada pasangan, benda kesayangan, memori masa lalu ataupun kepada suatu objek yang dikasihinya. saya bukan iri ataupun dengki. tapi saya melihat sesuatu yang ndak pada tempatnya.


namun hal itu masih belum apa-apa dibandingkan semisal ada yang memosting hal yang mempunyai silogisme bahwa cinta butuh pengorbanan.

saya sampai sekarang menolak hal seperti itu. ini bukan karena saya sok idealis ataupun sok menjadi anak kajian yang ngehek. namun hal ini semata dika…